Surabaya, 20 Juni 2026 – Departemen ADVOKESMA Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan UPN “Veteran” Jawa Timur sukses menyelenggarakan kegiatan Kuliah Tamu Keprofesian 2026 dengan tema “Safety and Sustainability: Kolaborasi HSE dan ESG dalam Mewujudkan Industri yang Aman dan Berkelanjutan” secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai penerapan Health, Safety, and Environment (HSE) serta Environmental, Social, and Governance (ESG) di dunia industri secara langsung kepada para mahasiswa Teknik Lingkungan UPNVJT, khususnya angkatan 2023, 2024 dan 2025.
Berbeda dari periode sebelumnya, Kuliah Tamu Keprofesian tahun ini membawakan inovasi terbaru yaitu memperkenalkan profesi Sustainability/ESG Specialist sebagai pilihan karier baru bagi mahasiswa Teknik Lingkungan selain karier di bidang HSE. Melalui pemaparan materi dari dua narasumber ahli yang juga merupakan alumni Teknik Lingkungan UPNVJT, para mahasiswa diberikan pemahaman bahwa aspek keselamatan kerja, pengelolaan lingkungan di lapangan, hingga pengambilan keputusan strategis keberlanjutan perusahaan saling terhubung erat dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs).
Kegiatan diawali dengan persiapan dan briefing panitia sebelum open gate bagi peserta dibuka pada pukul 09.00 WIB. Acara kemudian resmi dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan penyampaian sambutan. Memasuki rangkaian utama, dua narasumber menyampaikan pemaparan materi komprehensif mengenai bidang HSE dan Sustainability/ESG, yang diselingi sesi ice breaking untuk mencairkan suasana. Setelah penyampaian materi, acara dilanjut dengan sesi tanya jawab interaktif. Sesi tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa Teknik Lingkungan UPNVJT untuk berinteraksi langsung dengan narasumber, mengenal lebih dalam tentang pengalaman profesional mereka, serta memahami gambaran lingkungan kerja di industri. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan penyerahan sertifikat, pengerjaan post-test, dan foto bersama.
Amara Anindya Syifa (24034010084) sebagai Penanggung Jawab sekaligus Ketua Pelaksana bersama anggota kepanitiaan yang berasal dari angkatan 2024 dan 2025 melakukan persiapan acara dalam waktu kurang dari satu bulan. Untuk mengatasi keterbatasan waktu tersebut, Penanggung Jawab menyicil tugas pokok setiap divisi sejak awal sebelum kepanitiaan terbentuk secara utuh. Selain itu, rapat progress juga dilakukan setiap tiga hingga empat hari sekali. Langkah ini membuat alur kerja setiap divisi menjadi lebih terarah dan dapat dikelola dengan baik hingga hari pelaksanaan.
"Kuliah Tamu Keprofesian 2026 menjadi wadah mahasiswa Teknik Lingkungan untuk mengenal dunia kerja dan pilihan profesi, khususnya di bidang HSE dan Sustainability/ESG. Selain memperoleh ilmu dari pemateri, mahasiswa juga dapat berinteraksi dengan para alumni di dunia profesional. Dengan demikian, kegiatan ini hadir sebagai jembatan antara mahasiswa, alumni, dan dunia kerja. Harapannya, mahasiswa dapat memahami kebutuhan industri serta mulai mempersiapkan kompetensi dan relasi yang mendukung perjalanan kariernya di masa depan," ungkap Amara.
Ditulis oleh Hima T. L.
