Mahasiswa Teknik Lingkungan UPN Veteran Jawa Timur Ikuti KKN Proyek Kemanusiaan Internasional di Timor Leste

Mahasiswa Teknik Lingkungan UPN Veteran Jawa Timur Ikuti KKN Proyek Kemanusiaan Internasional di Timor Leste

Mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan UPN “Veteran” Jawa Timur, Maryam Darlene Khoirunnisa R., mengikuti KKN Proyek Kemanusiaan Internasional yang diselenggarakan oleh UPN “Veteran” Jawa Timur melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Kegiatan ini berlangsung pada 8–30 Agustus 2026 dengan lokasi utama di Suco Soba, Postu Administrativo de Laga, Baucau, Timor Leste.

Keikutsertaan Maryam dalam program ini diawali dengan proses pendaftaran KKN internasional dan pemenuhan persyaratan kemampuan bahasa Inggris. Maryam memiliki skor English Language Proficiency Test (ELPT) di atas 520, yang mendukung keterlibatannya dalam kegiatan internasional serta komunikasi dengan berbagai pihak selama pelaksanaan program.

Selama KKN, Maryam terlibat dalam sejumlah program kerja yang berkaitan dengan bidang Teknik Lingkungan. Salah satunya adalah pemetaan potensi wilayah Suco Soba. Kegiatan ini dilakukan melalui pengumpulan data dan informasi wilayah dari kantor pemerintahan setempat, termasuk kantor kecamatan dan balai desa, kemudian dilanjutkan dengan pemetaan batas wilayah menggunakan perangkat lunak ArcGIS. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu penyediaan informasi spasial yang lebih terstruktur mengenai kondisi dan potensi wilayah Suco Soba.

Program menarik lainnya adalah kegiatan kolaborasi bersama mahasiswa dari Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA) dalam demonstrasi teknologi berbasis Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) kepada siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Posto Administrativo de Abafala. Dalam kegiatan tersebut, Maryam berperan sebagai fasilitator pada demonstrasi teknologi penyaringan air (water filter).

Kegiatan demonstrasi water filter menjadi salah satu bentuk penerapan sederhana keilmuan Teknik Lingkungan kepada masyarakat, khususnya dalam mengenalkan prinsip pengolahan air kepada anak-anak melalui metode pembelajaran yang interaktif. Kolaborasi dengan mahasiswa dari universitas dan latar belakang keilmuan yang berbeda juga memberikan pengalaman tersendiri dalam menyusun dan menyampaikan kegiatan yang dapat dipahami oleh peserta.

Menurut Maryam, pelaksanaan KKN di luar negeri memberikan perspektif yang berbeda dibandingkan dengan kegiatan pengabdian masyarakat pada umumnya. Kolaborasi dengan mahasiswa dari berbagai universitas dan program studi membuat proses penyamaan pemahaman menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi bersama.

Selain itu, perbedaan kondisi sosial serta keterbatasan teknologi dan akses internet di lokasi kegiatan turut memberikan pengalaman baru dalam pelaksanaan program. Meski demikian, kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan mahasiswa, perangkat pemerintahan mulai dari tingkat kecamatan hingga desa, serta masyarakat setempat menjadi pengalaman yang berkesan selama kegiatan berlangsung.

Melalui KKN Proyek Kemanusiaan Internasional, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman pengabdian masyarakat dalam lingkungan internasional, tetapi juga kesempatan untuk mengembangkan kemampuan komunikasi lintas budaya, kolaborasi, adaptasi, serta penerapan keilmuan Teknik Lingkungan secara langsung di tengah masyarakat.

Keikutsertaan mahasiswa Teknik Lingkungan dalam program ini sekaligus menunjukkan kesempatan yang terbuka bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman internasional selama masa studi. Kemampuan bahasa Inggris, kesiapan akademik, dan keberanian untuk mengikuti program lintas negara menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk memanfaatkan berbagai program internasional yang tersedia di UPN “Veteran” Jawa Timur.


Ditulis oleh Muhammad A. S. J.