tes2xx

tes2xx

h) Purifikasi 2
Dengan menggunakan resin penukar ion, kristal dan larutan induknya dimurnikan kembali dari pengotornya dan selanjutnya diuapkan (konsentrasi). Pada tahap akhir ini didapat produk Maltitol, SorbitolA dan Sorbitol B. Ada dua macam produk sorbitol yang dihasilkan yaitu Sorbitol A yaitu yang murni dan Sorbitol B, perbedaan dari masing-masing adalah pada konsentrasinya. Selanjutnya produk yang dihasilkan disimpan dalam tangki penyimpan masing-masing sebelum dikemas dan didistribusikan. Pada tahapan proses ini potensi dampak lingkungan yang ditimbulkan adalah limbah padat berupa pengotor kristal dan limbah cair dari regenerasi ion.
i) Proses pengeringan
Pada proses pengeringan produk Maltodekstrine, CWSS dan DMH dilengkapi dengan alat pengendali emisi udara. Buangan cyclones pada proses Maltodextrine dan CWSS memiliki wet scrubber untuk pembersih akhir gas buang sehingga memenuhi persyaratan emisi. Wet scrubber menghilangkan partikel debu dengan menangkapnya dalam tetesan cairan. Pada wet scrubber ini soft water (air sumur yang telah melalui proses penjernihan di softener) digunakan untuk menghilangkan partikulat yang terbawa pada uap buang dari proses starch drying. Setiap tetesan yang berada dalam gas masuk scrubber harus dipisahkan dari aliran gas keluar dengan menggunakan perangkat lain yang disebut sebagai mist eliminator. Selain itu, cairan pembersih yang dihasilkan harus diolah sebelum dibuang atau digunakan kembali. Sedangkan pada proses DMH, buangan cyclone memiliki filter bag sebagai alat pengendali emisi udara.